TRANSFORMASI DIGITAL: IMPLEMENTASI STRATEGIS KONSEP SMART CITY DI ERA URBANISASI MODERN
Keywords:
Digital transformation, smart city, urbanization, digital governance, urban developmentAbstract
Transformasi digital telah menjadi prioritas utama dalam pengembangan kota modern, terutama di tengah percepatan dan kompleksitas urbanisasi. Pertumbuhan populasi urban membuka peluang ekonomi, inovasi, serta konektivitas yang lebih baik, namun juga memunculkan tantangan seperti kemacetan lalu lintas, kepadatan penduduk, lonjakan kebutuhan energi, beban layanan publik, ketimpangan sosial, dan degradasi lingkungan. Konsep smart city muncul sebagai strategi integratif yang menggabungkan teknologi digital, tata kelola efektif, dan partisipasi masyarakat guna meningkatkan kualitas hidup warga serta efisiensi manajemen kota. Artikel ini menganalisis implementasi strategis smart city dalam kerangka transformasi digital pada era urbanisasi kontemporer. Pendekatan metodologis mengadopsi studi literatur dengan analisis deskriptif-kualitatif terhadap publikasi ilmiah terkini. Temuan mengindikasikan bahwa keberhasilan smart city tidak hanya bergantung pada teknologi seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), analitik big data, dan digital twin, melainkan juga dipengaruhi oleh kualitas governance, integrasi data, kesiapan institusional, kapasitas SDM, serta engagemen masyarakat. Di Indonesia, inisiatif smart city bersifat heterogen dan kontekstual, sehingga menuntut adaptasi strategi lokal. Simpulan menegaskan bahwa transformasi digital urban merupakan proses multidimensi yang memadukan inovasi teknologi, kolaborasi lintas sektor, dan orientasi kebutuhan warga untuk kota inklusif, resilien, dan berkelanjutan. Faktor kematangan smart city, variasi praktik nasional, serta peran IoT, AI, dan digital twin memperkuat argumen ini.




